Kabar DPD

​Di Hadapan Ratusan Penggerak, Agus Setiawan Tegaskan Kunci Utama Pelayanan Masyarakat Adalah Tekad, Bukan Keahlian

24 Mei 2026 • Waktu Baca 2 Menit
​Di Hadapan Ratusan Penggerak, Agus Setiawan Tegaskan Kunci Utama Pelayanan Masyarakat Adalah Tekad, Bukan Keahlian
Dokumentasi visual artikel. Foto: Dok. Humas

TUNTANG, KABUPATEN SEMARANG — Tembok terbesar yang sering kali menghalangi terwujudnya perubahan di tengah masyarakat bukanlah kurangnya keahlian atau keterbatasan sumber daya, melainkan keraguan dan lemahnya tekad di dalam diri sendiri.

​Pesan kuat tersebut menjadi sorotan utama dalam agenda Pendidikan Politik dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pembina yang digelar DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Semarang di Cikal Gading, Kecamatan Tuntang, Minggu (24/5/2026). Untuk menggembleng mental para anggotanya, PKS secara khusus menghadirkan praktisi pembinaan, Agus Setiawan.

​Tampil di hadapan ratusan anggota penggerak, Agus Setiawan menyoroti secara tajam permasalahan fundamental yang sering dialami oleh para pendamping masyarakat, yaitu lemahnya kemauan. Menurutnya, membina dan melayani masyarakat pada dasarnya akan terasa mudah jika setiap individu telah menemukan tujuan serta komitmen yang kuat di dalam dirinya.

​Ia menekankan bahwa kelemahan pada kemampuan teknis selalu bisa dipelajari seiring berjalannya waktu, namun kemauan adalah syarat mutlak yang harus ditumbuhkan dari kesadaran terdalam.

​”Orang yang punya kemauan yang kuat itu tidak punya alasan. Yang ada adalah jalan. Orang yang tidak punya kemauan, disampaikan apa pun, dimotivasi seperti apa pun, yang muncul adalah alasan. Tapi orang yang punya kemauan yang kuat, ada masalah apa pun selalu menemukan cara,” tegas Agus Setiawan menggugah hati para peserta.

​Agus membagikan pengalamannya bahwa dengan modal tekad yang kuat, siapa pun tanpa memandang latar belakang pendidikan bisa merangkul berbagai lapisan masyarakat—mulai dari kalangan akademisi hingga merangkul mereka yang berada di jalanan kelam sekalipun. Ia mengibaratkan tekad pengabdian ini seperti keberanian menyeberangi lautan, lalu kemudian “membakar kapal” di belakang agar tidak ada lagi alasan untuk mundur dari jalur perjuangan.

​Strategi Taktis Menjaga Energi Pengabdian

​Lebih jauh, Agus memberikan strategi taktis bagi para pembina agar tidak mudah kehabisan energi atau jenuh di tengah jalan. Ia menyarankan agar para penggerak memulai dari menyelesaikan hal-hal yang paling mudah terlebih dahulu. Selain itu, penting untuk menerapkan prinsip prioritas (Hukum Pareto) agar fokus pada aktivitas pelayanan yang memberikan dampak terbesar, alih-alih terjebak pada masalah kecil yang menguras emosi.

​Di akhir sesinya, ia juga menyoroti pentingnya menjaga iklim pergaulan agar tidak terpengaruh oleh lingkungan yang gemar melemahkan semangat.

​”Hati-hati dengan lingkungan Anda, carilah lingkungan yang mendukung Anda untuk bertumbuh. Dan saat ada pencapaian-pencapaian kecil, jangan pelit memberikan penghargaan kepada diri Anda sendiri (self-reward),” pungkasnya.

Kontributor: Imam B. Editor: Imam B.
[isi_form_komunitas_kreatif]
Layanan Aspirasi Fraksi PKS

Formulir Layanan Aspirasi DPRD

Sampaikan usulan, aduan, atau kebutuhan warga secara lebih rapi, terstruktur, dan mudah diproses oleh admin.

Langkah 1 dari 5 20%

Data Pengusul

Isi identitas pengusul atau perwakilan yang menyampaikan aspirasi.

Gunakan nama lengkap asli.
Pastikan nomor aktif.
Opsional.
Pilih posisi Anda.

Detail Aspirasi

Jelaskan inti usulan, masalah, atau kebutuhan secara spesifik.

Tindak Lanjut

Tentukan prioritas dan jenis tindak lanjut.

Lampiran & Persetujuan

Review Data

Pastikan semua data sudah benar sebelum mengirim.