Berita PKS

Muhammad Nurkholis Tegaskan Kekuatan PKS Kabupaten Semarang Bertumpu pada Militansi Kader Akar Rumput

10 Mei 2026 • Waktu Baca 4 Menit
Muhammad Nurkholis Tegaskan Kekuatan PKS Kabupaten Semarang Bertumpu pada Militansi Kader Akar Rumput
Dokumentasi visual artikel. Foto: Dok. Humas

SALATIGA – Ketua DPD PKS Kabupaten Semarang sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Semarang, Muhammad Nurkholis, menegaskan bahwa kekuatan utama PKS di Kabupaten Semarang selama lebih dari dua dekade bertumpu pada militansi kader akar rumput.

Hal tersebut disampaikan Nurkholis saat membawakan materi kepartaian dalam kegiatan pelatihan kepemimpinan bertajuk “1 Visi, Banyak Aksi, Siap Kolaborasi” yang digelar DPD PKS Kabupaten Semarang di Resto Oke Go, Salatiga, pada Minggu (10/5/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 100 kader dari Dewan Pimpinan Cabang se-Kabupaten Semarang.

“PKS Kabupaten Semarang bisa bertahan sampai hari ini bukan karena figur besar atau dana yang melimpah. Kekuatan kita ada pada kader-kader yang setia bergerak, bekerja, dan melayani masyarakat,” ujar Muhammad Nurkholis.

Seorang pemateri menyampaikan materi di depan peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengurus DPC PKS se-Kabupaten Semarang bertajuk “1 Visi, Banyak Aksi, Siap Kolaborasi” di sebuah ruang pertemuan.
Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengurus DPC PKS se-Kabupaten Semarang mengikuti materi kepartaian dalam kegiatan bertajuk “1 Visi, Banyak Aksi, Siap Kolaborasi” di Resto Oke Go, Salatiga, Minggu, 10 Mei 2026.

Dalam materi tersebut, Nurkholis mengajak para kader melihat kembali perjalanan panjang PKS Kabupaten Semarang sejak masih bernama Partai Keadilan hingga menjadi Partai Keadilan Sejahtera. Menurutnya, sejarah PKS di daerah ini dibangun oleh orang-orang biasa yang bekerja secara konsisten, menjaga struktur, dan tetap hadir di tengah masyarakat dalam berbagai keadaan.

Ia menyebut, banyak kader senior yang sejak 2004 tetap aktif membersamai perjalanan partai. Mereka tidak hanya hadir dalam forum-forum resmi, tetapi juga terlibat langsung dalam kerja lapangan, termasuk sosialisasi, penguatan jaringan, hingga kegiatan teknis pemenangan setiap musim pemilihan.

“Para kader senior adalah penjaga napas perjuangan PKS di Kabupaten Semarang. Mereka mungkin tidak selalu tampil di depan, tetapi kerja mereka menjadi fondasi yang membuat partai ini tetap berdiri,” katanya.

Nurkholis juga menyampaikan refleksi atas dinamika elektoral PKS Kabupaten Semarang dari masa ke masa. Pada Pemilu 2009, PKS berhasil memperoleh empat dari total 45 kursi DPRD Kabupaten Semarang. Capaian tersebut meningkat pada Pemilu 2014 menjadi lima kursi, yang menjadi salah satu performa terbaik PKS di daerah tersebut.

Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengurus DPC PKS se-Kabupaten Semarang duduk berderet dan menyimak materi di ruang pertemuan Resto Oke Go, Salatiga.
Para peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengurus DPC PKS se-Kabupaten Semarang mengikuti sesi materi dalam kegiatan bertajuk “1 Visi, Banyak Aksi, Siap Kolaborasi” di Resto Oke Go, Salatiga, Minggu, 10 Mei 2026.

Pada Pemilu 2019, ketika jumlah kursi DPRD Kabupaten Semarang bertambah menjadi 50, PKS meraih sekitar 53.513 suara dan mempertahankan empat kursi. Sementara pada Pemilu 2024, PKS kembali memperoleh empat kursi dengan 46.201 suara sah atau sekitar 6,80 persen dari total suara pemilih.

Menurut Nurkholis, hasil Pemilu 2024 harus dibaca secara jernih sebagai bahan evaluasi organisasi. Target delapan kursi yang sempat dicanangkan belum berhasil dicapai. Karena itu, ia menekankan pentingnya pembenahan strategi, penguatan struktur, perluasan basis dukungan, dan peningkatan kualitas kepemimpinan kader.

“Kita harus berani mengevaluasi diri. Target besar harus diikuti kerja yang lebih rapi, lebih luas, dan lebih dekat dengan masyarakat,” ucapnya.

Sebaran suara pada Pemilu 2024 menunjukkan tantangan yang berbeda di setiap daerah pemilihan. Daerah Pemilihan Semarang 4 menjadi salah satu lumbung suara terbesar PKS dengan perolehan 16.342 suara. Sementara itu, Daerah Pemilihan Semarang 5 menjadi wilayah dengan tantangan berat, dengan raihan 3.819 suara dan belum berhasil mengamankan kursi.

Meski menghadapi kompetisi politik yang ketat, Nurkholis menegaskan bahwa PKS Kabupaten Semarang akan terus menjadikan kader sebagai pusat kekuatan organisasi. Pelatihan kepemimpinan ini, menurutnya, menjadi bagian dari ikhtiar untuk menyatukan visi, memperbanyak aksi nyata, dan memperkuat kesiapan kader dalam berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.

“Bagi PKS, politik bukan sekadar soal kursi. Kursi memang penting sebagai alat perjuangan, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana kita tetap hadir, melayani, dan dipercaya masyarakat,” tutur Nurkholis.

Melalui materi kepartaian tersebut, DPD PKS Kabupaten Semarang menegaskan kembali arah gerak partai ke depan, yakni memperkuat soliditas internal, menjaga militansi kader, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memperluas kerja kolaboratif di tengah masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada seluruh kader dan masyarakat yang tetap memberikan kepercayaan. Perjalanan ini belum selesai. PKS Kabupaten Semarang akan terus bergerak, memperbaiki diri, dan memperkuat pelayanan untuk rakyat,” pungkas Muhammad Nurkholis.

Kontributor: Bukhari Editor: Bukhari
[isi_form_komunitas_kreatif]
Layanan Aspirasi Fraksi PKS

Formulir Layanan Aspirasi DPRD

Sampaikan usulan, aduan, atau kebutuhan warga secara lebih rapi, terstruktur, dan mudah diproses oleh admin.

Langkah 1 dari 5 20%

Data Pengusul

Isi identitas pengusul atau perwakilan yang menyampaikan aspirasi.

Gunakan nama lengkap asli.
Pastikan nomor aktif.
Opsional.
Pilih posisi Anda.

Detail Aspirasi

Jelaskan inti usulan, masalah, atau kebutuhan secara spesifik.

Tindak Lanjut

Tentukan prioritas dan jenis tindak lanjut.

Lampiran & Persetujuan

Review Data

Pastikan semua data sudah benar sebelum mengirim.