TUNTANG, KABUPATEN SEMARANG — DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Semarang tancap gas memperluas basis massa dengan menargetkan lonjakan jumlah anggota baru secara signifikan dalam lima tahun ke depan. Diikuti oleh sekitar 200 peserta dari Dapil 1, 2, 3, dan 5, partai ini tidak hanya fokus pada ekspansi politik, melainkan juga mengambil langkah tak biasa dengan mendorong kader memperkuat basis pendidikan karakter anak sejak usia dini di lingkungan keluarga.
Strategi tersebut menjadi poin krusial dalam agenda Pendidikan Politik dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pembina-Pembimbing Unit Pembinaan Anggota (UPA) yang digelar di Cikal Gading, Kecamatan Tuntang, Minggu (24/5/2026). Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPD, para pembina, serta para anggota penggerak partai.
Mewakili Ketua DPD PKS Kabupaten Semarang, Ahmad Rifai menegaskan bahwa perluasan jangkauan partai harus diimbangi dengan kesiapan teknis para penggerak di lapangan. Guna merealisasikan target tersebut, ratusan kader pelopor dikerahkan untuk langsung terjun memimpin kelompok-kelompok binaan di tengah masyarakat.
”Hari ini ikhtiar kita adalah bagaimana dua ratus orang atau bahkan semua anggota pelopor itu bisa memiliki binaan. Melalui pelatihan ini, kami membekali kader dengan materi yang lebih praktis tentang bagaimana mengelola sebuah pembinaan secara efektif,” ujar Ahmad Rifai di hadapan para peserta.
Pelatihan ini menghadirkan para pemateri dan praktisi sukses dari berbagai daerah. Mereka memberikan pembekalan motivasi serta strategi taktis dalam mengelola dan mendampingi kelompok masyarakat secara langsung.
Warisan Ideologi Lewat Ketahanan Keluarga
Di samping penguatan internal organisasi, PKS Kabupaten Semarang juga menaruh perhatian besar pada isu ketahanan keluarga, khususnya pendidikan karakter anak. PKS mendorong seluruh anggotanya untuk mulai mengikutsertakan putra-putri mereka ke dalam kelompok pembinaan karakter sejak dini, terutama saat memasuki bangku sekolah. Langkah ini dinilai sebagai investasi jangka panjang demi mencetak generasi penerus yang tangguh.
Ahmad Rifai menekankan bahwa nilai-nilai perjuangan kepartaian harus dimulai dan berakar kuat dari dalam rumah tangga sendiri.
”Harapannya, nilai-nilai ideologi di anggota partai kita ini nanti juga akan terwarisi oleh anak-anak kita semua, sehingga mereka ke depan akan menjadi generasi penerus perjuangan kita di Kabupaten Semarang ini,” pungkasnya.