UNGARAN, KABUPATEN SEMARANG — Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Hj. Ida Nurul Farida, M.Pd., mendorong Majelis Taklim Perempuan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (MTP IPHI) Kabupaten Semarang menjadi kekuatan strategis dalam membangun karakter umat melalui program pendidikan keluarga, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan aksi sosial kemasyarakatan.
Menurut Ida, keberadaan MTP IPHI tidak boleh berhenti sebagai wadah silaturahmi pascaibadah haji. Organisasi tersebut memiliki potensi besar untuk menggerakkan jemaah perempuan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Ida saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus MTP IPHI Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Resto Tahu Bakso Bu Pudji, Ungaran, Kabupaten Semarang.
Sebagai legislator yang membidangi sektor Kesejahteraan Rakyat (Kesra), termasuk bidang pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan perempuan, Ida meminta pengurus baru MTP IPHI Kabupaten Semarang menyusun program kerja yang konkret dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ia menyebut terdapat tiga fokus utama yang perlu diperkuat. Pertama, penguatan pendidikan keluarga berbasis nilai-nilai Islam. Melalui program ini, MTP IPHI diharapkan dapat berperan dalam mendampingi para orang tua menerapkan pola asuh Islami sekaligus membekali generasi muda menghadapi tantangan era digital.
Kedua, pengembangan ekonomi berbasis komunitas melalui pemberdayaan UMKM perempuan. Menurut Ida, pendampingan terhadap usaha para jemaah perempuan dapat menjadi salah satu langkah memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
“Potensi jemaah haji perempuan harus dikonversi menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan, baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, maupun kepedulian sosial,” ujar Ida.
Fokus ketiga adalah penguatan kepedulian sosial terhadap kelompok rentan. MTP IPHI didorong aktif dalam berbagai kegiatan, seperti pendampingan gizi keluarga untuk mencegah stunting, perhatian terhadap kesejahteraan lansia, serta pemberian bantuan bagi masyarakat kurang mampu.
Ida menegaskan, Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah siap membuka ruang kolaborasi lintas sektor agar program-program MTP IPHI dapat berjalan sejalan dengan agenda pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kami di Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah siap bersinergi dan mendukung langkah-langkah kolaboratif yang diusung MTP IPHI demi memperkuat kualitas keumatan dan ketahanan keluarga,” katanya.
Pelantikan tersebut diakhiri dengan pengukuhan pengurus, pembacaan komitmen bersama, dan doa penutup. Kepengurusan baru MTP IPHI Kabupaten Semarang di bawah kepemimpinan Hj. Wahyuningsih Mafruchin diharapkan segera menjalankan program strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.